8 Comments

  1. Rifqy Faiza Rahman
    2015/09/04 @ 6:43 PM

    Masya Allah! Terampil sekali tangan dan kakinya ya, usaha keras yang sepadan dengan hasil berupa produk ekspor pula. Semacam ini yang harus dikembangkan di daerah lain, menjadi wirausaha, syukur-syukur berkualitas ekspor. Berdikari deh 🙂

    Reply

    • admin
      2015/09/04 @ 10:39 PM

      Iya Mas, benar. Kalau ngelihatnya langsung malah bisa speechless saking kagumnya Mas. Cuma katanya anak-anak muda sekarang jarang yang mau nerusin jadi seniman gerabah ini. 🙁

      Reply

  2. Emakmbolang
    2015/09/06 @ 7:17 PM

    MasyaAllah, pekerjaan yang membutuhkan ketekunan dan Ketrampilan.
    Kerajinan gerabah ini bisa buat terapi hati sebenarnya.

    Tangan sang fotografer juga sangat trampil, suka sama komposisi foto dan fokus. Semoga nggak kesandung ya…..

    salut dah mas Teguh bisa mengangkat cerita pengerajin gerabah ini

    Reply

    • admin
      2015/09/06 @ 10:27 PM

      Iya, katanya kalau 3 bulan belajar magang di sini dah bakal bisa koq bikin gerabah yang bagus. Andai saja aku punya waktu… 😀

      Reply

  3. BaRT
    2015/10/22 @ 5:13 PM

    Dari dulu tertarik dengan proses pembuatan gerabah, dan pengen banget belajar. Sayangnya belum nemu galeri gerabah atau keramik yang bisa dipakai untuk belajar. Hmm iya ya mas, sayang banget kalau misalnya generasi muda di daerah itu kurang tertarik untuk menjadi pengrajin gerabah, bisa-bisa nanti nama gerabah plered yang terkenal ini hilang dari peradaban -lebay gak sih?- 🙂

    Menarik banget artikel satu ini mas, dan foto-fotonya juga keren, apalagi yang jadi header judulnya 🙂

    Reply

    • admin
      2015/10/22 @ 5:25 PM

      Iya Mas belajar bikin gerabah nggak akan bosen soalnya asyik. Aku yang sudah berkunjung 2 kali saja pingin ke sini lagi. Mungkin 3 kali datang saat Sabtu & Minggu dah bisa kali ya buat bikin gerabah.

      Reply

  4. Iyos Kusuma
    2016/01/11 @ 2:51 PM

    Bagus! Baru bener2 sadar kalau seni bikin kerajinan gerabah itu menarik! Mengolah sejenis compound jadi perabotan rumah tangga yang punya nilai seni.

    Btw, foto2nya bagus. Suka liatnya.

    Reply

    • Teguh Sudarisman
      2016/01/11 @ 3:49 PM

      Iya Mas Iyos, baguuusss kalau kita mau merhatiin. Keren lah cara bikinnya. Nanti saya tambahkan klip video di artikel ini. Semoga menginspirasi Mas untuk menulis yang seperti topik ini juga. 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *